PONPES ENTREPRENEUR SEIMBANGKAN DUNIA AKHIRAT

Ponpes-Ad-Dhuha-520x245

Pajangan ( KR ) . Pondok Pesantren Entrepreneur Ad-Dhuha dibangun untuk menyeimbangkan kualitas
manusia dalam kaitannya kehidupan di dunia dan akhirat. Sekitar 300 santri yatim-piatu yang ada di
Ponpes ini dididik untuk menjadi pengusaha, dengan jiwa dan konsep secara Islami.

Salah satu dewan pendiri, H Buchori AZ, Sabtu (25/5) dalam acara Memperingati 7 tahun gempa serta
rangkaian peresmian Pondok Pesantren Entrepreneur Ad-Dhuha di Bungsing Gowasari Pajangan Bantul
memaparkan santri Pondok Ad- Dhuha ini di biayai hingga perguruan tinggi. Setelah kuliah, mereka
dididik menjadi pengusaha bukan pegawai karena Indonesia membutuhkan pengusaha bukan pegawai,”
ujarnya.

Dijelaskan, salah satu penyeimbangan dunia-akhirat yakni mereka melakukan bisnis dengan konsep Islam.
Dalam ponpes juga ada Majelis Dhuha, yang berfungsi memberikan konsultasi bagi siapa saja yang
membutuhkan konsultasi bisnis. “ Kebanyakan mereka merupakan pedagang pasar, sayur, mie ayam dan
sebagainya. Setelah konsultasi antara 3-6 bulan, mereka sering mengalami kenaikan omzet,” tutur H.
Buchori.AZ

Adapun sektor yang sering di rambah santri ponpes, seperti ekspor handycraf dengan link dari Majelis
Dhuha. Santri juga diberikan materi khusus entrepreneur selain materi pondok pesantren pada umumnya.

Sumber : Kedaulatan Rakyat, halaman 3 Bantul, 27 Mei 2013.

Ingin Usaha Sukses? Harus Muliakan Duha

Sandiaga-Uno-Ponpes-Ad-Dhuha-Bantul-e1436176432571

BANTUL (KRjogja dot com) – Bagi Pengusaha Nasional, Sandiaga Salahuddin Uno, kesuksesan seorang pengusaha atau entrepreneur Muslim tak lepas dari campur tangan Allah. Selain bekerja keras etrepreneur harus rajin mengagungkan asma Allah. “Bila ingin sukses, etrepreneur Muslim harus memuliakan waktu Duha,” ujar Sandiaga Uno di sela-sela sharing entrepreneur di Pondok Pesantren Ad Duha Pajangan Bantul.

Hal itu sebagai salah satu pengalamanya saat mulai meniti karir sebagai entrepreneur sampai sekarang. PascaPHK yang dialami membuat dirinya berjuang keras menjadi pengusaha. Disamping itu ia tak lupa untuk selalu menjalankan salat Duha. Tak disangka, dengan terus berusaha dan melaksanakan salat Duha selama ini, ia pun merasakan perubahan dirinya yang sangat luar biasa. Kini Pimpinan PT Adaro Energy Tbk, salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia ini yang awalnya memulai karir sebagai entrepreneur dengan 3 karyawan kini jumlahnya mencapai 30.000 karyawan.

“Saya berharap sharing saya mampu memotivasi pengusaha atau calon pengusaha untuk memanfaatkan waktu Duha. Salat dan doa Duha memiliki makna yang sangat luar biasa,” tegas Ketua Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) periode 2005-2008 ini.

Sementara Pimpinan Yayasan sekaligus salah satu pengurus Pondok Pesantren Ad Duha Pajangan Bantul, H Buchori AZ mengaku senang dengan kedatangan pengusaha tingkat nasional Sandiaga Uno. Apalagi dalam sharing pengalamannya sangat memotivasi. “Ini sangat luar biasa, orang terkaya nomor 37 di Indonesia saja sukses karena rajin salat Duha. Ini patut menjadi contoh dan teladan bagi kita semua,” jelasnya. (Usa)

Peresmian PonPes Entrepreneur Ad Dhuha Bantul Oleh Bupati Bantul

DSC_0127

Bupati Bantul Hj. Sri Surya Widati meresmikan Yayasan Ad Dhuha dan Ponpes Enterpreneur Ad Dhuha Bantul Yogyakarta bertempat di Pondok Pesantren Ad Dhuha dusun Bungsing, Guwosari, Pajangan, Bantul, Senin 26 Januari 2015 jam 09.00 Wib. Dalam waktu yang sama juga diadakan pelantikan Dewan Pengurus Yayasan dan pengurus Ponpes Ad Dhuha untuk masa bakti 2015 s/d 2020 oleh H. Ismartoyo Dewan Pendiri Yayasan Ad Dhuha Kab. Bantul dengan disaksikan oleh para hadirin.
Para hadirin tersebut adalah Komandan Kodim 0729/Bantul Letkol (Kav) Tumadi,S.Sos, Kepala Bank Bantul Ibu Dra. Hj. Sriyatun Aristi, Kepala SKPD Kab. Bantul, Camat Pajangan Dra. Sri Kayatun, Kapolsek Pajangan AKP Riwanta, Danramil Pajangan Kapten Suyadi, Lurah Guwosari H. Muh. Suharto, Lurah Sendangsari Muh. Irwan Susanto, ST, Forum Komunikasi Pondok Pesantren Se Kab. Bantul, Pimpinan dan Pengasuh PP. (Pondok Pesantren) Al Imdad KH. Dr. Drs. Abdus Syakur, M.Ag, Dewan Pembina dan Pengurus Yayasan Ad Dhuha H. Makmun Muroj, H. Kasiran, H. Ismartoyo, Hj. Siti Hasyimah, H. Buchori Al Zahrowi (Ketua Yayasan Ad Dhuha), H. Rujito, Ustad Muhtarom, S.Pd.I (Pengasuh PP Ad Dhuha), Kepala Dk. Bungsing Bpk. Ikhwan, Kiyai Adnan, Ketua dan jemaah Majelis Dhuha Kab. Bantul, tokoh agama, tokoh masyarakat ± 700 orang. Acara diawali dengan pembacaan ayat Suci Al Qur’an dan pembacaan Asmaul Husna dilanjutkan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir. Pengasuh Ponpes Ad Dhuha Ustad Muhtarom, S.Pd.I dalam sambutanya menyampaikan dirinya sebagai pengasuh akan berkerja dengan penuh rasa tanggung jawab dan ikhlas dalam menjalankan tugasnya. Bantuan dan doa para hadirin sangat diharapkan.

Bupati Bantul Hj. Sri Surya Widati dalam sambutanya menyampaikan kami atas nama Pemerintah Kab. Bantul mengucapkan selamat kepada pimpinan dan pengurus Yayasan Pondok Pesantren Ad Dhuha yang baru dilantik, semoga diberikan semangat untuk berdakwah dan berjuang dalam rangka syiar dan dakwah amal ma’ruf nahi mungkar demi terciptanya landasan moral yang terpuji dalam membangun Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan semangat Islamiyah
Dengan pelantikan ini kita bisa memulai program yang dirumuskan, mudah-mudahan dari pelantikan ini dapat dihasilkan berbagai langkah dan program penyempurnaan kinerja organisasi khusunya pengurusan baru segera dapat bekerja. Kami mengharapkan kegiatan ini sebagai wahana untuk mempererat tali silaturohmi dan ukhuwah Islamiyah bagi kita semua. Silaturohmi dan ukhuwah Islamiyah yang dimaksud yaitu jalinan yang erat dan terbinanya persaudaraan dan saling kebersamaan antara Pemerintah dengan Alim Ulama, tokoh masyarakat serta seluruh komponen masyarakat.

Kami berterimakasih kepada seluruh warga masyarakat yang telah mendukung kami dalam menjalankan roda Pemerintahan dan pembangunan di bumi Bantul tercinta ini. Kami menyadari dukungan dari warga masyarakat mutlak diperlukan untuk menjamin lancarnya proses pembangunan yang semakin digiatkan.

Dalam sambutanya Bupati juga mendoakan untuk seluruh jamaah Majelis Ad Dhuha agar senantiasa diberikan Istiqomah dalam menjaga ibadah-ibadah sunah yang diajarkan Rasulluloh. Karena sesungguhnya Allah dan Rosul-Nya menjanjikan banyak keutamaan dibalik sunah-sunah yang kita kerjakan. Dan diucapkan banyak terimakasih kepada seluruh donatur yang membantu Yayasan Ad Dhuha.

Selesai memberikan sambutanya, Bupati langsung memberikan sumbangan secara pribadi untuk Yayasan Ad Dhuha yang diterima oleh H. Al Buchori Al Zahrowi.

Acara dilanjutkan tauziah oleh H. Fatur Rokhim, S.Ag dari Kementrian Agama Kab. Bantul dan diteruskan dengan doa yang dipimpin oleh Pimpinan dan Pengasuh PP. Al Imdad KH. Dr. Drs. Abdus Syakur, M.Ag.

Selesai acara doa dalam kesempatanya Ibu Bupati Bantul melakukan penanaman pohon sawo di pelataran Masjid Ad Dhuha serta pemotongan pita untuk meresmikan Pondok Pesantren Ad Dhuha Kab. Bantul. Dilanjutkan peninjauan dilingkungan Pondok Pesantren dengan didampingi oleh pengurus Yayasan Ad Dhuha dan Forpinda serta Muspika Pajangan.

Selama kegiatan berlangsung personil polsek Pajangan dibantu Koramil dan dibantu warga mengadakan pengamanan hingga acara berakhir daam keadaan aman tertib.

Kumpul Bareng Santriwati dan Pengurus Yayasan

santriwati-520x245

Salah satu program yang terus dilakukan dalam pesantren Ad-Dhuha adalah melakukan kumpul bareng anatara para santri dengan para pengurus yayasan. Dan yang pertama dilakukan adalah kumpul bareng antara santriwati dengan pengurus yayasan. Hal ini dilakukan untuk memberikan ruang kepada para santri untuk lebih dekat secara emosional dengan pegurus yayasan. Karena PonPes Ad-Dhuha tidak hanya menekankan memiliki sisi kekeluargaann. Selain itu para pengurus yayasan yang notabendnya adalah para pengusaha juga memberikan banyak transformasi banyak hal tentang dunia entrepreneurship.

Dari evaluasi program ini ternyata sangat membantu dalam meningkatkan sisis kekeluargaan dan juga pengetahuan tentang dunia entrepreneurship. Sehingga kedepannya akan dibuat secara reguler dengan jadwal yang lebih tersistematis. Diharapkan akan banyak memberikan dampak yang positif kepada para santri dan juga untuk perkembangan pondok pesantren.